Beppu Menkan …. Hidangan Jepang, Nuansa Amerika ?

Sudah pernah merasakan makan di Beppu Menkan?, sebuah restoran yang kalau saya lihat mengkhususkan diri di masakan Jepang.

Sabtu (15/3) lalu saya memutuskan untuk merasakan yang baru dalam hal memuaskan isi perut. Sekitar jam 4 sore, saya menuju Pondok Indah Mall. Tujuan utama saya adalah untuk menonton film 10,000 bc atau Vantage Point. Setelah mengikuti konsep antrian yang berubah hingga kita bisa membeli tiket untuk menonton pertunjukan pada jam berapa pun di bioskop selama 10 menit, tibalah saya berhadapan dengan penjual tiket yang menanyakan film yang akan saya tonton. Ketika saya menyebutkan 10,000 bc, tiket film tersebut untuk dua jam pertunjukan ke depan sudah fully booked. Karena enggan untuk pulang larut, lalu saya menyebutkan film Vantage Point. Tiket untuk film ini tidak pula lebih baik, karena hingga dua jam pertunjukan ke depan yang tersisa adalah barisan paling depan. Sungguh bukan posisi yang menyenangkan untuk menonton film, sehingga saya memutuskan untuk membatalkan niat saya untuk menonton. Konsep antrian yang baru ini sebenarnya diperuntukan untuk memudahkan dan mengeliminasi panjangnya antrian. Entah kenapa yang saya rasakan justru membuat bingung jam berapa kita harus mengantri. Kalo dulu kita bisa memprediksikan bahwa kita harus datang minimal satu jam lebih awal untuk menonton pertunjukan satu jam ke dapan, sekarang untuk menonton pertunjukan di dua jam ke depan saja kita belum tentu dapat mendapatkan tiketnya.

Ya sudahlah, cukup dengan keluh kesah antrian bioskop. Untuk menghibur diri karena saya tidak bisa memuaskan keinginan mata dan hati dengan film yang akan saya tonton, maka saya memutuskan untuk menghibur perut dan pencernaan saya. Kebetulan dua minggu sebelumnya saya mendapatkan voucher untuk makan di restoran Beppu. Jadi saya pikir tidak ada salahnya untuk mencicipi hidangan yang disajikan di restoran ini. Dari luar restoran terlihat pohon-pohon bambu dan ornamen kayu sebagai identitas disain yang coba mengarahkan pikiran kita bahwa restoran ini merupakan restoran makanan Jepang. Hal ini diperkuat lagi dengan daftar menu yang ditaruh di luar restoran. Saya melihat nama-nama jenis makanan yang berasal dari negeri matahari terbit.

Setelah saya memasuki restoran tersebut, pikiran saya tiba-tiba berubah. Ternyata ini bukan murni sebuah restoran yang menerapkan konsep Jepang secara keseluruhan. Hal ini disebabkan oleh musik yang mengalun dari sound sistem pada restoran tersebut. Karena musik yang diputar adalah lagu-lagu dari Elvis Presley, dan bahkan kemudian dilanjutkan dengan lagu-lagu dari The Beatles. Wah saya merasa seperti masuk ke restoran cepat saji yang menyajikan burger dan minuman soda sebagai hidangan utamanya. Tanpa bermaksud mendiskreditkan kedua legenda tersebut yang kebetulan juga idola saya, ada baiknya lagu-lagu tersebut tidak diputar di restoran Beppu ini. Lagu-lagu dari kedua legenda tersebut berirama rock & roll, yang membuat orang bergerak dengan cepat dan sepertinya tanpa sengaja membuat kita berpikir ayo selesaikan makanmu-bayar tagihannya-dan segeralah pulang. Konsep musik ini berbeda dengan disain interior nya yang menawarkan keyamanan (dari suasana lampu yang tidak terlalu terang tapi masih memungkinkan kita untuk membaca), ketenangan (adanya visual ornamen kayu dan pohon bambu) dan Ke-Jepangan (dari daftar makanan dan visual yang tercipta).

Lima menit membaca daftar menu makanan, membuat saya memutuskan untuk memesan Bento Chicken Katsu dan OniyamaJigoku Ramen. Pemesanan bento ini bukan tanpa alasan, ingin mencoba membandingkan dengan bento-bento yang ada dari restoran yang sejenis membuat saya tergelitik untuk mencobanya. Bento Chicken Katsu yang ada disini boleh dibilang cukup komplit. Dengan harga dibanderol 25 ribu rupiah, belum termasuk pajak, bento ini menyajikan daging ayam yang lembut dan terasa nyaman di kunyah. Sayuran yang disajikan sebagai nilai tambah pun bervariasi, ada yang menggunakan bumbu mayonnaise dan ada pula yang hanya berupa acar. Adanya gorengan yang menyerupai bakwan pada paket bento tersebut, juga memiliki rasa yang tidak boleh diremehkan. Melengkapi bento tersebut, disajikan beberapa potong buah-buahan sebagai hidangan pencuci mulut. Sungguh harga yang pantas dengan kuantitas dan kualitas yang diberikan dari Bento Chicken Katsu.

Hidangan selanjutnya adalah Ramen, salah satu makanan wajib bagi orang Jepang yang memiliki penggemar tersendiri. OniyamaJigoku Ramen ini menyajikan mie berkuah dengan tambahan potongan ayam yang digoreng dengan tepung dan jamur. Aroma yang ditimbulkan dari racikan bumbu-bumbu pada ramen tersebut cukup menggoda, dan membuat kita ingin segera memakannya. Seperti apa yang dikatakan oleh Naruto, bahwa ramen yang terbaik dapat dirasakan dari kuahnya. Kuah OniyamaJigoku ini dapat membuat siapa pun yang tadinya mengantuk akan menjadi segar kembali. Pedas yang ditimbulkan akan meninggalkan jejak di mulut kita, yang membuat kita tidak ingin berhenti mengkonsumsinya. Sayangnya kenikmatan dari kuah ramen ini tidak diikuti oleh mie nya. Mie tersebut terasa agak begitu keras, sehingga akan terasa kurang nyaman dalam mengkonsumsinya.

Secara keseluruhan restoran Beppu Menkan ini cukup menyenangkan. Makanan yang disajikan dapat mengenyangkan sekaligus memberikan kesenangan pada pencernaan. Interior yang bernuansa Jepang dengan ornamen kayu sebagai elemen utama dapat memberikan kenyamanan kepada pengunjung yang datang. Namun ada baiknya perlu diperhatikan oleh pengelola untuk musik yang berfungsi sebagai elemen pendukung, sehingga akan menambah kenyamanan dari restoran Beppu.

Nilai : * * * *

PS : Tulisan ini sudah pernah di muat di milis2, dan entah karena tulisan ini atau bukan lagu2 rock n rollnya sudah tidak diputar lagi…. jadi tambah bintang 1/2 deh

Tinggalkan Balasan