klik
“kamu yakin mir akan berhubungan dengan wahyu?”
“iyah, soalnya aku dengan dia sudah merasa klik”
“okey..wahyu, mirna siap yah..
lebih rapat lagi dong…, wah kalian berdua memang pasangan yang serasi
senyumnya yah.. “
1 … 2 … “klik”
treeeuuttt….tut…treeeuuttt….tut….treeeuuttt….tut
“halo..mirna?”
“iyah, knapa way?”
“aku ngerasa hubungan kita sudah tidak ada kecocokan lagi”
“loh, knapa way?, apa salah aku?”
“aku sudah ngga kuat lagi dengan sifat kamu dan pertengkaran-pertengkaran yang selalu saja terjadi mir, lebih baik hubungan kita berakhir sampai disini saja”
“tapi kan way…”
klik.
April 1, 2008 pada 5:07 am
menarik
‘klik’ itu ambigu
so never underestimate the power of ‘click’ huh?
April 1, 2008 pada 5:17 am
welekelkelkelek…
jadi sudah pada click blum yah?
April 3, 2008 pada 10:30 am
“klik!!!!!!!…”
“klik!!!!!!…”
“klik!!!!!!!!!!!..”
“klik???”
“klik, klik klik klik? klik klik klik klik klik ????”
“klik klik klik, klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik…”
“klik???”
“klik klik”
“klik”