Feeds:
Tulisan
Komentar

Ding Dangg…

Dig dag dig dug dig….

aku menikmatinya nieehh…
kalo ngga percaya pegang deh dadaku
jantung ku berdetak
sangat kencang
dan iramanya tak beraturan

Dig dag dig dug dig…

aku menikmatinya niehh..
bahkan aku tergetar ketika harus menyapamu
menatapmu pun akan menyunggingkan senyum dibibirku

dig dag dig dugg digg..

udah yah…

loh kok..???

iyahhh segini ajahhh…
biar orang ga tau
biar kita tersipu malu, kalo kita mengenangnya
biar kita sendiri ga cukup tahu
sampai nanti kan datang saatnya

udah yahh…

dig dag dig dug dig…

aku masih deg deg an nihh….
hihihihihihihi

Depresi Cinta Segitiga

Ah kau begitu menggoda
Haruskah ku melewatkannya?
Saat dirinya tak sedang bersama
Hadir mu begitu nyata

Ditengah kesunyian
Dan kebimbangan
Kau menawarkan kesenangan

Ah kau begitu menggoda
Ku ajak bicara
Kau tak menampiknya
Dan ku pun menghela

Padahal kau tahu
Ku sudah ada yang punya
Dan ku pun tahu kau tak berdua

Ah kau begitu menggoda
Sayang tuk melewatkannya
lagipula kau pun seperti menikmatinya
Jadi ya sudah biarkan saja

Toh kalo ada yg terluka

Itu kita semua…

bore

ohh i feel so old

can you see i’m getting cold

but i’m still trying to…

i’m dizzy miss lizzie

of rotating make me crazy

but im still trying to….

but i feel now it’s enough .. trying to..

and i just want to stop .. trying to ..

so please let me stop .. trying to

coz i just bore…

My lung become worn out

coz i im running lack oxigen

but i keep trying to….

Sudah pernah merasakan makan di Beppu Menkan?, sebuah restoran yang kalau saya lihat mengkhususkan diri di masakan Jepang.

Sabtu (15/3) lalu saya memutuskan untuk merasakan yang baru dalam hal memuaskan isi perut. Sekitar jam 4 sore, saya menuju Pondok Indah Mall. Tujuan utama saya adalah untuk menonton film 10,000 bc atau Vantage Point. Setelah mengikuti konsep antrian yang berubah hingga kita bisa membeli tiket untuk menonton pertunjukan pada jam berapa pun di bioskop selama 10 menit, tibalah saya berhadapan dengan penjual tiket yang menanyakan film yang akan saya tonton. Ketika saya menyebutkan 10,000 bc, tiket film tersebut untuk dua jam pertunjukan ke depan sudah fully booked. Karena enggan untuk pulang larut, lalu saya menyebutkan film Vantage Point. Tiket untuk film ini tidak pula lebih baik, karena hingga dua jam pertunjukan ke depan yang tersisa adalah barisan paling depan. Sungguh bukan posisi yang menyenangkan untuk menonton film, sehingga saya memutuskan untuk membatalkan niat saya untuk menonton. Konsep antrian yang baru ini sebenarnya diperuntukan untuk memudahkan dan mengeliminasi panjangnya antrian. Entah kenapa yang saya rasakan justru membuat bingung jam berapa kita harus mengantri. Kalo dulu kita bisa memprediksikan bahwa kita harus datang minimal satu jam lebih awal untuk menonton pertunjukan satu jam ke dapan, sekarang untuk menonton pertunjukan di dua jam ke depan saja kita belum tentu dapat mendapatkan tiketnya.

Ya sudahlah, cukup dengan keluh kesah antrian bioskop. Untuk menghibur diri karena saya tidak bisa memuaskan keinginan mata dan hati dengan film yang akan saya tonton, maka saya memutuskan untuk menghibur perut dan pencernaan saya. Kebetulan dua minggu sebelumnya saya mendapatkan voucher untuk makan di restoran Beppu. Jadi saya pikir tidak ada salahnya untuk mencicipi hidangan yang disajikan di restoran ini. Dari luar restoran terlihat pohon-pohon bambu dan ornamen kayu sebagai identitas disain yang coba mengarahkan pikiran kita bahwa restoran ini merupakan restoran makanan Jepang. Hal ini diperkuat lagi dengan daftar menu yang ditaruh di luar restoran. Saya melihat nama-nama jenis makanan yang berasal dari negeri matahari terbit.

Setelah saya memasuki restoran tersebut, pikiran saya tiba-tiba berubah. Ternyata ini bukan murni sebuah restoran yang menerapkan konsep Jepang secara keseluruhan. Hal ini disebabkan oleh musik yang mengalun dari sound sistem pada restoran tersebut. Karena musik yang diputar adalah lagu-lagu dari Elvis Presley, dan bahkan kemudian dilanjutkan dengan lagu-lagu dari The Beatles. Wah saya merasa seperti masuk ke restoran cepat saji yang menyajikan burger dan minuman soda sebagai hidangan utamanya. Tanpa bermaksud mendiskreditkan kedua legenda tersebut yang kebetulan juga idola saya, ada baiknya lagu-lagu tersebut tidak diputar di restoran Beppu ini. Lagu-lagu dari kedua legenda tersebut berirama rock & roll, yang membuat orang bergerak dengan cepat dan sepertinya tanpa sengaja membuat kita berpikir ayo selesaikan makanmu-bayar tagihannya-dan segeralah pulang. Konsep musik ini berbeda dengan disain interior nya yang menawarkan keyamanan (dari suasana lampu yang tidak terlalu terang tapi masih memungkinkan kita untuk membaca), ketenangan (adanya visual ornamen kayu dan pohon bambu) dan Ke-Jepangan (dari daftar makanan dan visual yang tercipta).

Lima menit membaca daftar menu makanan, membuat saya memutuskan untuk memesan Bento Chicken Katsu dan OniyamaJigoku Ramen. Pemesanan bento ini bukan tanpa alasan, ingin mencoba membandingkan dengan bento-bento yang ada dari restoran yang sejenis membuat saya tergelitik untuk mencobanya. Bento Chicken Katsu yang ada disini boleh dibilang cukup komplit. Dengan harga dibanderol 25 ribu rupiah, belum termasuk pajak, bento ini menyajikan daging ayam yang lembut dan terasa nyaman di kunyah. Sayuran yang disajikan sebagai nilai tambah pun bervariasi, ada yang menggunakan bumbu mayonnaise dan ada pula yang hanya berupa acar. Adanya gorengan yang menyerupai bakwan pada paket bento tersebut, juga memiliki rasa yang tidak boleh diremehkan. Melengkapi bento tersebut, disajikan beberapa potong buah-buahan sebagai hidangan pencuci mulut. Sungguh harga yang pantas dengan kuantitas dan kualitas yang diberikan dari Bento Chicken Katsu.

Hidangan selanjutnya adalah Ramen, salah satu makanan wajib bagi orang Jepang yang memiliki penggemar tersendiri. OniyamaJigoku Ramen ini menyajikan mie berkuah dengan tambahan potongan ayam yang digoreng dengan tepung dan jamur. Aroma yang ditimbulkan dari racikan bumbu-bumbu pada ramen tersebut cukup menggoda, dan membuat kita ingin segera memakannya. Seperti apa yang dikatakan oleh Naruto, bahwa ramen yang terbaik dapat dirasakan dari kuahnya. Kuah OniyamaJigoku ini dapat membuat siapa pun yang tadinya mengantuk akan menjadi segar kembali. Pedas yang ditimbulkan akan meninggalkan jejak di mulut kita, yang membuat kita tidak ingin berhenti mengkonsumsinya. Sayangnya kenikmatan dari kuah ramen ini tidak diikuti oleh mie nya. Mie tersebut terasa agak begitu keras, sehingga akan terasa kurang nyaman dalam mengkonsumsinya.

Secara keseluruhan restoran Beppu Menkan ini cukup menyenangkan. Makanan yang disajikan dapat mengenyangkan sekaligus memberikan kesenangan pada pencernaan. Interior yang bernuansa Jepang dengan ornamen kayu sebagai elemen utama dapat memberikan kenyamanan kepada pengunjung yang datang. Namun ada baiknya perlu diperhatikan oleh pengelola untuk musik yang berfungsi sebagai elemen pendukung, sehingga akan menambah kenyamanan dari restoran Beppu.

Nilai : * * * *

PS : Tulisan ini sudah pernah di muat di milis2, dan entah karena tulisan ini atau bukan lagu2 rock n rollnya sudah tidak diputar lagi…. jadi tambah bintang 1/2 deh

buah cinta

(08:27:34) Fia : ay ..

(08:28:14) Bian : oi ..

(08:30:59) Fia : gi apa ..?

(08:31:40) Bian : gi baca2 email nih..

(08:31:50) Bian : kamu lagi apah?

(09:03:20) Bian : oi…

BUZZ !!

(09:04:05) Bian : welehh…, kemana nih orang nya?

(09:04:15) Bian : yang..

(09:04:30) Bian : humm… dianggurin lagih..

(09:04:35) Bian : nanti ga diapelin loh ..!!!

abi irawan, ainur rafikah, andiarto yanuardi, octa ramayana, timor mahendra nuansyah, reki astarina febriani, yulita sari andini, nisa muna,

febrio piranadry, nike prima dewi, ainur rasidah, nurfauzi, edi dalyanto, bandel praptono, edi purwanto, aghi narotama, apit septiani,

clarissa tamara, aisyah nurmawati, kemal pasha, dwi adi maryandi, reza yahya sumendap, gusti randika, teddy kurniawan, zackary adam sumendap

(hanya mencoba mengingat nama lengkap dengan benar, dan apakah benar lengkap?)

sundari (my one and only)

ahhh such a mate…

entah kenapa

saat pagi kuberjanji

tuk jalani hari

dengan mu disini

 

kala siang tlah menjelang

dan kulihat bayang

oh jam satu siang

 

harusnya kau tlah hadir

temani disisi

 

entah kenapa…ha…a…

entah mengapa…ha..a…

entah kenapa…

ku masih tetap ada disini

 

kini malam tlah menjelang

kau blum juga datang

oh dimanakah engkau sayang..?

 

harusnya kau tlah hadir

temani disisi

 

entah kenapa…ha…a…

entah mengapa…ha..a…

entah kenapa…

ku masih tetap ada disini

klik

“kamu yakin mir akan berhubungan dengan wahyu?”

“iyah, soalnya aku dengan dia sudah merasa klik”

 

 

 

“okey..wahyu, mirna siap yah..

lebih rapat lagi dong…, wah kalian berdua memang pasangan yang serasi

senyumnya yah.. “

1 … 2 … “klik”

 

 

 

treeeuuttt….tut…treeeuuttt….tut….treeeuuttt….tut

“halo..mirna?”

“iyah, knapa way?”

“aku ngerasa hubungan kita sudah tidak ada kecocokan lagi”

“loh, knapa way?, apa salah aku?”

“aku sudah ngga kuat lagi dengan sifat kamu dan pertengkaran-pertengkaran yang selalu saja terjadi mir, lebih baik hubungan kita berakhir sampai disini saja”

“tapi kan way…”

klik.

 

ahli nujum

terkadang kau hanya terdiam dan membisu

andai ku tahu ku bukanlah

seorang ahli nujum

 

dan terkadang kau hanya terdiam

perlu kau tahu

ku bukanlah seorang ahli nujum

 

yang dapat menebak

isi hatimu

dan dapat menerka

 

maka bersuaralah

la la la la la…la..la..la..

 

 

 

Tulisan Sebelumnya »