Minggu (29/11) sore di Score Cilandak Town Square, Jakarta, ada sebuah acara musik yang bernama CHARITINDIE. Acara yang diselenggarakan oleh majalah Free Magz ini mengambil tema “Sing For West Sumatera & Others“. Dimeriahkan oleh bintang tamu yang diantaranya Seringai, Sore, The Brandals dan Superglad ini bertujuan untuk mengingatkan kembali bahwa masih banyak saudara-saudara kita di sekitar Padang yang menjadi korban gempa dan masih belum mendapatkan bantuan.
Pada acara yang selain menampilkan pertunjukan musik sebagai acara utamanya, juga diadakan lelang hasil karya seni para musisi indie. Ada sekitar sepuluh karya seni dari Arian13, Sari “WSATCC”, Sir Dandy, Batman “Goodnight Electric” dan Denny “Kunil” menghiasi ruangan Score yang malam itu penuh oleh para penikmat musik indie.
“Siapa bilang anak indie ga punya Duit ?” Teriak Jill Van Diest yang pada sore itu bertindak sebagai MC. “Dengan acara ini kita tegaskan lagi, bahwa anak-anak indie itu punya duit dan peduli terhadap nasib saudara-saudara kita yang tertimpa cobaan, tiket masuk kalian sebesar 30 ribu perak itu akan disumbangkan langsung ke Padang, ” kemudian disambut gemuruh oleh para penonton yang berjumlah sekitar 250 orang.
Pertunjukan yang seharusnya dijadwalkan pukul 16.00 WIB, ternyata baru dimulai sekitar pukul 17.00. Dibuka dengan penyanyi rock wanita pendatang baru Karissa, penampilan Karissa seperti tampil dengan kurang persiapan. Mengalami kendala teknis pada peralatannya, beberapa kali Karissa seperti kehilangan tempo dan mood bernyanyi. Penampilan kedua berasal dari sebuah band bernama Accidental Hero yang membawakan lagu-lagu dengan suara vokal melengking. Selesai break E.G.RV, Superglad, Fall dan Sore mengisi acara di panggung dengan musik-musik khas dari mereka.
Sore tampil dengan formasi yang berbeda, ada pemain cabutan menggantikan posisi Bembi dan Awan yang pada sore hari itu berhalangan hadir. Larut dalam alunan musik yang dibawakan oleh Sore, sepenggal lirik “I Love You and You Love me…we’re Gonna Make a Big Family…” yang dinyanyikan penontonpun menutup penampilan Sore hari itu.
Sore
Pee Wee Gaskins yang tampil sebelum Seringai juga memberikan warna tersendiri pada acara tersebut. Band yang sedang digandrungi oleh remaja ibu kota ini menghibur dengan hits-hits mereka.
“Siapa yang mau Seringai ?” Provokasi Jill ke penonton yang disambut dengan gemuruh dan kepalan tangan di udara.
“Individu..Individu Merdeka…Individu..Individu Merdeka” eluan para penonton untuk menyambut Seringai. Membawakan lagu-lagu diantaranya Citra Natural, Amplifier dan beberapa lagu baru, penampilan kuartet Sammy, Ricky, Kemod dan Arian13 sungguh maksimal. Menjelang pukul 9.30 malam, Arian13 cs menutup penampilan Seringai dengan anthem “Individu..Individu Merdeka…Individu..Individu Merdeka” yang diambil dari lagu Mengadili Persepsi di album Serigala Militia.

Seringai
Acara CHARITINDIE ditutup jam 10.00 malam oleh penampilan dari The Brandals. Tidak kurang 8 lagu dibawakan oleh band yang beraliran rock & roll tersebut. Eka sang vokalis terus meliuk-liukan tubuhnya mengikuti hentakan irama disetiap lagu yang dibawakan.

The Brandals
Total dana yang berhasil dikumpulkan pada acara ini berjumlah sekitar 10 juta, yang berasal dari sumbangan penonton dan hasil lelang karya seni. Sebuah angka yang terbilang tidak kecil dari komunitas yang berjumlah tidak besar.
Semoga hasil sumbangan yang telah dikumpulkan ini dapat masuk ke kantong-kantong korban yang membutuhkan dengan tepat.